IMG-20190515-WA0021.jpg

Website WordPress Kamu Lambat? Kamu Wajib Baca Artikel Ini

Siapa sih yang tidak kenal dengan WordPress? Singkat cerita, WordPress adalah Open-Source Content Management System (CMS) yang di develop menggunakan PHP dan MySQL oleh Matt Mullenwerg dan Mike Little yang diperkenalkan pada tahun 2003. Dimana pada tahun 2019 ini, menurut website w3techs, WordPress digunakan oleh 33.9% website yang ada di dunia atau 60.7% untuk Marketplace CMS.

Wow sesuatu banget, WordPress dari tahun 2010 selalu nomor satu – Doc: w3techs.com

Dari data di atas, berarti 3 dari 10 orang yang membaca artikel yang saya buat ini, websitenya menggunakan WordPress 😊 Sebelum saya menjelaskan bagaimana mempercepat WordPress kamu, saya ingin memberitahukan bahwa setiap versi wordpress memiliki codename yang berbeda-beda (ini sama seperti produk-produk milik Microsoft yang menggunakan codename). Waktu awal launching, WordPress versi 0.7 masih belum memiliki codename, namun pada tahun 2004 untuk versi 1.0 sudah menggunakan code name Davis, nah untuk yang terakhir tahun 2019 adalah versi 5.1 dengan codename Betty.

OK, kembali ke menu utama kita hari ini, bagaimana mempercepat website wordpress kamu? saran saya, kamu mulai cek satu per satu beberapa tips dibawah.

1. Tanyakan ke Hosting Provider kamu

Mungkin kamu bertanya, loh kok malah bertanya ke hosting provider, memangnya mereka bisa mempercepat website wordpress. Nah tidak semua hosting provider memiliki WordPress Hosting, “Loh memangnya ada bedanya antara wordpress hosting dengan hosting biasa?“, yah bedanya hosting kamu di desain khusus untuk penggunaan wordpress serta mendukung CloudFire dan sudah ready HTTP2 dan SSL. Jadi jika ada wordpress hosting, buru-buru pakai ini saja.

2. Memakai Caching Plugin

Sudah menjadi rahasia umum, cara termudah untuk mempercepat kecepatan load website wordpress kamu dengan memakai cache plugin. Salah satu plugin yang paling banyak digunakan adalah Breeze dengan mengurangi waktu download. Kamu juga bisa bertanya ke hosting provider kamu plugin yang di rekomendasikan.

3. Cari Plugin yang tidak terpakai atau yang tidak berjalan normal

Kelebihan sekaligus kelemahan dari wordpress, kamu bisa menginstall beberapa plugin sekaligus, namun akibatnya akan terjadi lag pada website atau bahkan loading websitenya lambat. Nah untuk mengetahui plugin apa yang membuat website kamu jadi lambat bisa menggunakan plugin Query Monitor, dengan plugin ini kamu bisa melihat apa yang membuat website kamu lambat.

4. Compress Media

Kedengarannya simple, namun banyak orang yang mengupload image ke wordpress secara langsung tanpa adanya resize image, hasilnya wordpress akan menampilkan ukuran gambar yang sama persisi dengan apa yang kamu upload. Untungnya wordpress memiliki plugin yang memungkinkan untuk resize semua image kamu secara otomatis yang bernama WP Compress. Jadi nanti image yang tampil di semua halaman kamu sizenya lebih kecil.

5. Compress size website WordPress kamu

Selain ukuran image yang lebih kecil, ukuran website yang lebih kecil akan mempercepat load website kamu. Kamu bisa menggunakan tools GZip Compression, nah dengan tools ini bisa meng-compress website kamu di kisaran 50-70%. Caranya simple, jika kamu tadi sudah menginstall dan mengaktifkan Breeze, maka GZip compression tinggal di aktifkan.

6. Jangan tampilkan Full Post pada halaman utama

Banyak orang yang tidak melakukan cut pada postingan, alhasil postingan akan muncul secara full di halaman utama, sehingga dalam 1 halaman, akan muncula banyak sekali post, bagi orang yang membuka halaman seperti itu, tidak butuh waktu lama untuk menutup website kamu. Jadi, lakukan cut untuk setiap 1 paragraf.

7. Selalu Update WordPress kamu

Yang menjadi kelemahan dari wordpress adalah update, karena bisa dikatakan bahwa bisa setiap 1-2 minggu wordpress butuh di update, jadi jangan pernah kelupaan untuk update wordpress kamu. Jika memungkinkan, kamu memiliki website UAT, jadi sebelum di update di website utama kamu, kamu tes update wordpress di UAT, jika tidak ada isu dengan website kamu langsung apply di website utama, jika ada masalah, kamu bisa menunggu sampai ada update yang lebih stabil.

8. Disable Hotlinking

Secara umum, hotlinking adalah istilah dimana resource website kamu digunakan oleh orang lain, contohnya jika kamu menaruh image, lalu image kamu diambil link-nya, lalu ditaruh di website orang lain, maka saat orang klik gambar di website orang lain, maka bandwidth website kamu yang terpakai. Untuk mengakalinya gampang kok, kamu tinggal modifikasi .htaccess file di root wordpress site kamu.

  1. RewriteEngine on
  2. RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^$
  3. RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http(s)?://(www.)?EXAMPLE.com [NC]
  4. RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http(s)?://(www.)?google.com [NC]
  5. RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http(s)?://(www.)?feeds2.feedburner.com/EXAMPLE [NC]
  6. RewriteRule .(jpg|jpeg|png|gif)$ โ€“ [NC,F,L]

9. Gunakan Themes yang enteng

Sudah menjadi rahasia umum kalau wordpress terkenal dengan themes yang keren dan menarik mata, namun hal itu penuh dengan konten post yang beraneka ragam (Magazine Themes), widget, slider (homepage) dan bahkan sidebar (menu), jadi waktu load saja sudah membuat load website kamu menjadi lambat. Saran saya, saat kamu mencari themes, cari themes yang lightweight, banyak kok di internet yang menjual themes seperti itu.

10. Jangan lupa konfigurasi revisi Postingan

Fitur yang paling keren di wordpress adalah Post Revision, dengan fitur ini jika kamu mau rollback isi artikel kamu, bisa dengan mudah dilakukan, namun ternyata tidak banyak orang yang memanfaatkan fitur ini, dan akhirnya menyebabkan kekurangan space pada hosting. Untuk mengakalinya, kamu bisa disable post revision ini pada file wp-config atau jika kamu masih menggunakan fitur ini, kamu batasi jumlah revisinya.

Limit post revision max 3

  1. define (‘WP_POST_REVISIONS’, 3);

Disable post revision

  1. define (‘WP_POST_REVISIONS’, false);

Tips terakhir saya, jika target pembaca website kamu berada di indonesia, kamu harus memilih Hosting Indonesia yang lokasinya berada di Indonesia agar proses load website kamu tidak berputar-putar ke server negara lain 😊 ngomongin hosting, salah satu hosting provider yang mendukung WordPress Hosting adalah QWORDS, teknologi yang di usung adalah CloudPop sehingga kamu otomatis akan mendapatkan 9 keuntungan :

1. Cloud Based Hosting
2. Penyimpanan menggunakan SSD berkecepatan tinggi
3. Optimasi wordpress untuk performa hosting
4. Dukungan CloudFlare
5. Siap HTTP2 & SSL
6. cPanel Control Panel dengan modul Litespeed Apache
7. Bebas set fungsi PHP, Versi & Limit
8. Gratis percobaan 1 bulan pertama
9. Gratis migrasi dari provider manapun

Dengan melakukan 10 hal diatas, minimal kamu bisa mempercepat kecepatan
load wordpress kamu, simple ya, mudah-mudahan berguna untuk kamu 😊

38 Responses

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *