P_20190811_143331_vHDR_Auto-01%257E2.jpeg

3 Kesalahan Yang Tidak Diketahui Oleh Ibu Menyusui

Hamil dan menyusui adalah anugerah bagi setiap wanita. Karena tidak semua wanita bisa hamil dan menyusui. Tapi faktanya, banyak juga ibu-ibu yang justru tidak bisa menyusui anaknya, lantaran karena tidak percaya diri kebutuhan ASI nya bisa terpenuhi, tapi faktanya bisa. Karena seperti kita tahu ASI membawa sejuta manfaat, tidak hanya untuk bayinya, juga ibunya. Salah satuya ASI bisa mencegah terjadinya stunting (gagal tumbuh atau tubuh kerdil) pada anak. Karena di Indonesia angka stunting masih masuk dalam kategori yang cukup tinggi lho. Faktornya karena apa? Yaitu karena pemenuhan gizi yang buruk, terkena infeksi berulang dan stimulasinya psikososialnya tidak memadai. Selain itu juga ada pengetahuan tentang menyusui masih sangat-sangat minim, dan juga beberapa kesalahan yang masih dilakukan oleh ibu menyusui, sehingga pemberian ASI menjadi tidak maksimal.

Jadi apa sebenarnya kesalahan yang masih dilakukan oleh ibu menyusui? 

Sebelum saya ceritakan tentang kesalahannya apa saja, saya ceritakan dulu tentang nutrisi apa saja yang harus dipenuhi oleh ibu menyusui ya moms.

Hari Selasa, 6 Agustus 2019 saya menghadiri sebuah acara talkshow bertempat di KALCare Pondok Indah, Jakarta. Acara talkshow ini sekaligus merayakan Pekan Asi Nasional (breastfeeding week) yang diadakan tanggal tanggal 1-7 Agustus. Prenagen K dan bekerja sama untuk mengadakan campaign bertemakan #SayYEStoASI, yang dimana campaign ini sejalan dengan tema Breastfeeding Week tahun ini sekaligus menencourage semua ibu di dunia yaitu Empower Parents, Enable Breastfeeding. ibu yang melahirkan pasti bisa menyusui, apapun kondisinya.

Setiap ibu menyusui pasti membutuhkan nutrisi yang lebih besar daripada kebutuhan orang normal biasanya, karena untuk kebutuhan diri sendiri dan bayinya.

So, inulah ketiga kesalahan yang sering dilakukan oleh ibu menyusui :

1. Ibu Menyusui boleh diet

Salah. Kenapa? Pembatasan asupan kalori yang masuk akan menurunkan supply ASI dan tingkat energi yang dibutuhkan.
Sayapun kerasa banget kalau lagi masa-masa menyusui begini, porsi makannya jadi double. Setelah menyusui, sayapun merasa sangat-sangat lapar. Kalau terlambat makan, sayapun jadi terasa lemas seperti sedang berpuasa. Dan ASI sayapun jadi terasa berkurang jumlahnya.

2. Ibu Menyusui menerapkan pola makan yang sehat.

Kurang tepat. Yang betul adalah ibu menyusui harus menerapkan pola makan yang sehat, bergizi dan juga bervariasi. Kenapa? Supaya bayi moms nutrisinya bisa tercukupi.

3. Ibu menyusui memerlukan tambahan vitamin atau suplemen supaya ASI nya banyak.

Ini kurang tepat. Jika seandainya nutrisinya sudah tercukupi, tidak perlu menambah asupan suplemen. Tapi jika dirasa pola makannya juga kurang sehat, kurang bervariasi, kita wajib menambahkan suplemen untuk ibu menyusui. Salah satunya kita bisa konsumsi susu ibu menyusui seperti Prenagen Emesis. Karena di dalam susu tersebut terdapat nutrisi yang diperlukan oleh ibu menyusui.

Adapun nutrisi yang diperlukan ibu menyusui terdapat 2 kategori :

Nutrisi kelompok 1 : tergantung asupan makanan. Misalnya kita menambahkan suplemen atau vitamin, nah itulah yang menjadi nutrisi dari ASI nya.

Nutrisi kelompok 2 : tidak tergantung asupan makanan. Jadi produksi ASI mengambil cadangan makanan (lemak) yang ada dalam tubuh, yaitu dari jaringan dan tulang.

Lalu nutrisi yang diperlukan yang biasa kita konsumsi sehari-hari seperti :
Karbohidrat, protein, lemak, zat besi, kalsium, asam folat, zinc dan copper.

Lalu untuk vitamin yang diperlukan berupa : vitamin A, B1, B2, B6, B12, D, Iiodium, Choline dan Selenium.

Selain talkshow tentang pentingnya nutrisi untuk ibu menyusui, selanjutnya juga ada demo pijat payudara. Disini para audience diajak untuk besama-sama belajar pentingnya peneliharaan payudara.

Ada 3 rangkaian pemeliharaan payudara :

1. Pijat Payudara

Pijat payudara dilakukan agar aliran ASI nya tetap lancar.

Caranya :
Jika moms ingin memijat payudara bagian sebelah kanan, topang payudara kanan dengan menggunakan tangan kanan, lalu pijat dengan menggunakan telapak tangan kiri bawah dengan gerakan dari atas hingga ke bawah. Lakukan bergantian berulang sampai 5 menit. Jika dirasa sekitar aerola ada yang menggumpal, moms bisa memijat agak lama di bagian itu, sampai hilang.

Lalu jangan lupa bersihkan juga area aerolanya, supaya kotoran-kotorannya hilang yang menyumbat saluran ASI nya.

2. Pijat Oksitosin

Pijat Oksitosin atau yang lebih dikenal dengan pijat bahagia adalah pijat yang dilakukan oleh pasangan. Caranya bagaimana? Moms duduk di tempat duduk yang ada sandaran punggungnya, lalu dadanya menghadap sandaran tersebut, kepalanya menunduk ke bagian bawah. Lalu pijat di bagian punggung belakang, dengan gerakan berputar di area tulang belikat, dari atas hingga ke bawah. Biasanya jika bagian punggung belakang dipijat, normalnya ASI nya sudah keluar. Jadi saat dipijat bisa menggunakan alas handuk atau botol di bagian bawah payudara, supaya ASI nya tidak tumpah.

3. Kompres Payudara

Kompres payudara dilakukan sebelum dipijat. Gunanya apa? Gunanya untuk melembutkan area payudara saat proses pemijatan.

Caranya :
Siapkan 2 baskom kecil berisikan air hangat dan air dingin
Siapkan 2 buah washlap (1 untuk air hangat dan 1 untuk air dingin)

Setelah semuanya sudah siap, kompres payudara dengan menggunakan air hangat. Kompres selama 5 detik, lalu pijat. Lakukan pijat payudara sebelah kanan dulu, baru sebelah kiri. Setelah selesai keduanya, baru kompres dengan menggunakan air dingin.

Tips melakukan pemijatan payudara :

1. Dilakukan secara sistematis
2. Menjaga kebersihan sehari-hari
3. Mengenakan BH yang menopang payudara

Tehnik Penyimpanan ASIP

Setelah nutrisinya sudah tercukupi, payudara juga sudah dipijat, ada hal penting nih yang gak boleh moms lewatkan, yaitu tehnik penyimpanan ASI perah.

Overall saya happy banget bisa hadir ke acara talkshow parenting yang cukup edukatif seperti ini, pengetahuan saya jadi seakan recharge lagi.

Thank you ya yang sudah membaca artikel saya sampai selesai. Semoga bermanfaat ya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *