Ada satu hal yang belakangan ini semakin terasa: meja kerja itu sangat memengaruhi mood.
Bukan hanya soal enak dilihat, tetapi juga soal kenyamanan, fokus, dan seberapa “niat” kita menjalani rutinitas harian.
Selain sebagai seorang content creator sekaligus trader (saham Indonesia, saham US, Forex, Gold, dan Crypto), saya juga seorang ibu rumah tangga yang sehari-harinya cukup sibuk mengurus dua anak. Rutinitas di rumah sering kali berjalan paralel—mulai dari mengatur jadwal anak, mengurus kebutuhan rumah, hingga menyempatkan waktu untuk bekerja dan tetap berkarya. Karena itu, waktu yang saya miliki untuk fokus biasanya terbatas, dan ketika sudah mendapat “waktu tenang”, saya ingin semuanya bisa berjalan lebih maksimal.
Di titik itulah kebutuhan meja kerja saya menjadi cukup kompleks. Di satu sisi, saya membutuhkan perangkat yang memadai untuk multitasking dan pekerjaan yang serius. Di sisi lain, saya juga membutuhkan meja kerja yang rapi dan nyaman—karena jika meja sudah terasa penuh dan sumpek sejak awal, biasanya mood dan fokus ikut turun, dan waktu produktif yang sedikit itu jadi terasa terbuang.
Masalahnya, dengan kombinasi PC desktop, laptop, dan tablet di atas meja, setup saya sering kali terasa terlalu ramai. Kabel di sana-sini, ruang gerak jadi sempit, dan suasana meja kerja tidak lagi terasa nyaman. Padahal sebagai trader dan content creator, saya cukup sering berpindah dari satu tugas ke tugas lain, sehingga meja kerja yang rapi dan efisien sangat membantu.
Dari situ saya mulai mencari solusi yang bisa membuat meja terasa lebih bersih, rapi, dan tetap terlihat estetik, namun tetap mampu memenuhi kebutuhan kerja harian. Sampai akhirnya saya menemukan konsep yang menarik: All-in-One PC seperti ASUS V400 AiO Series (V440).
Trading Membutuhkan Layar Lebar, Tetapi Tetap Nyaman Dilihat Lama
Dalam aktivitas trading, layar bukan sekadar pelengkap, tetapi bagian penting dari workflow. Chart multi-timeframe, order book, watchlist, berita pasar, indikator, hingga platform trading sering kali harus terbuka bersamaan. Jika layar terlalu kecil, fokus menjadi lebih mudah terganggu karena harus sering berpindah tab dan mengatur ulang tampilan.
ASUS V400 AiO hadir dengan layar 24 inci Full HD (1920×1080) dan desain NanoEdge bezel tipis yang membuat tampilan terasa lebih luas. Rasio screen-to-body hingga 93% juga memberikan kesan premium—layarnya besar, tetapi tetap terlihat ringkas di meja kerja.
Yang saya sukai, layarnya juga dirancang untuk kenyamanan penggunaan jangka panjang:
IPS wide viewing angle 178° (tampilan warna dan kontras tetap terlihat stabil meskipun dilihat dari samping atau dari sudut miring, sehingga layar tetap nyaman dilihat dari berbagai posisi tanpa warna berubah atau terlihat pudar).
Anti-glare display (permukaan layar dirancang untuk mengurangi pantulan cahaya dari lampu ruangan atau sinar matahari, sehingga tampilan lebih jelas, tidak mudah silau, dan lebih nyaman digunakan dalam kondisi pencahayaan terang).
Sertifikasi TÜV Rheinland untuk kenyamanan mata (layar telah melewati standar pengujian TÜV Rheinland untuk fitur perlindungan mata, termasuk pengurangan emisi cahaya biru dan flicker, sehingga membantu mengurangi rasa lelah pada mata saat digunakan dalam waktu lama).
Bagi saya, kombinasi ini sangat relevan. Aktivitas trading bisa berlangsung berjam-jam, dan layar yang nyaman membantu menjaga fokus sekaligus mengurangi kelelahan mata.
Setup Lebih Rapi, Mood Kerja Lebih Baik
Salah satu masalah utama dari setup kerja saya sebelumnya adalah terlalu banyak perangkat yang terlihat di meja. Desktop, laptop, tablet, dan monitor tambahan sering kali membuat meja terasa penuh. Padahal, yang dibutuhkan bukan sekadar perangkat yang kuat, tetapi meja kerja yang terasa lega dan nyaman.
Di sinilah konsep All-in-One PC terasa menarik. Dengan ASUS V400 AiO, seluruh komponen sudah menyatu dalam satu unit. Tidak perlu tower desktop terpisah, dan jumlah kabel yang terlihat di meja pun bisa berkurang secara signifikan.
Dari sisi desain, ASUS V400 AiO juga mendukung kebutuhan meja kerja yang lebih estetik:
Bezel lebih ramping (hingga 38%)
Bodi lebih tipis (hingga 25%)
Ketebalan hanya 36,5 mm
Detail-detail ini memberikan dampak nyata pada pengalaman penggunaan. Meja kerja terlihat lebih bersih, lebih rapi, dan secara tidak langsung membuat mood bekerja menjadi lebih baik—sesuatu yang sangat membantu ketika harus membagi fokus antara pekerjaan dan urusan rumah.
Tidak Hanya untuk Kerja, Tapi Juga untuk Hiburan di Rumah
Setelah aktivitas trading dan editing konten, biasanya saya membutuhkan hiburan sederhana seperti menonton Netflix, YouTube, atau mendengarkan Spotify. Dalam kondisi ini, kualitas audio menjadi faktor penting agar waktu istirahat tetap terasa nyaman.
ASUS V400 AiO dibekali sistem audio yang cukup serius untuk ukuran All-in-One:
Speaker 5W x 2 (dua speaker dengan daya masing-masing 5 watt, sehingga volume suara lebih bertenaga dan terdengar lebih jelas untuk penggunaan harian seperti menonton, meeting, atau mendengarkan musik tanpa harus langsung memakai speaker tambahan).
Dolby Atmos (teknologi audio yang membuat suara terdengar lebih “berlapis” dan terasa menyebar lebih luas, sehingga pengalaman menonton film atau mendengarkan musik terasa lebih imersif dan tidak datar).
Desain bass-reflex (desain ruang resonansi pada speaker yang membantu memperkuat karakter bass agar terdengar lebih dalam dan “penuh”, sehingga suara musik, dialog film, maupun efek suara terdengar lebih solid).
AI noise-canceling technology (teknologi yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mengurangi suara bising yang tidak diinginkan, sehingga suara utama seperti vokal, dialog, atau suara saat meeting terdengar lebih bersih dan jelas).
Dengan konfigurasi tersebut, pengalaman menonton dan mendengarkan musik terasa lebih imersif. Suara terdengar lebih penuh dan jelas, sehingga tetap nyaman dinikmati tanpa harus langsung menambahkan speaker eksternal.
Untuk Content Creator: Render dan Export Membutuhkan Performa yang Konsisten
Sebagai content creator yang aktif membuat konten untuk YouTube, Instagram, dan TikTok, proses editing video, render, dan export adalah bagian dari pekerjaan sehari-hari. Proses ini membutuhkan perangkat dengan performa yang stabil agar pekerjaan tidak terhambat.
ASUS V400 AiO menawarkan spesifikasi yang mendukung kebutuhan tersebut:
Prosesor hingga Intel Core i7-13620H (prosesor kelas performa tinggi dari Intel yang dirancang untuk menangani multitasking berat, seperti menjalankan banyak aplikasi sekaligus, editing video, hingga proses render/export dengan lebih cepat dan stabil dibanding prosesor kelas standar).
RAM DDR5 yang dapat ditingkatkan hingga 64GB
SSD yang dapat ditingkatkan hingga 2TB
Grafis Iris Xe (grafis terintegrasi dari Intel yang mampu menangani kebutuhan visual sehari-hari seperti menampilkan chart trading dengan lancar, editing foto dan video ringan, hingga pemutaran konten multimedia resolusi tinggi tanpa membutuhkan kartu grafis terpisah).
Sistem operasi Windows 11 Home
Dengan kombinasi prosesor H-series, RAM DDR5, dan SSD berkecepatan tinggi, aktivitas editing dan multitasking terasa lebih lancar, termasuk saat harus membuka beberapa aplikasi sekaligus.
Meeting Online Lebih Nyaman dengan AI Noise Canceling dan AI Camera
Meeting online sudah menjadi bagian dari rutinitas, baik untuk kolaborasi maupun diskusi pekerjaan. Namun, meeting dari rumah sering kali menghadapi tantangan berupa kebisingan lingkungan.
ASUS V400 AiO memiliki fitur two-way AI noise-canceling audio technology yang bekerja dua arah:
Upstream, menyaring kebisingan dari sekitar pengguna agar suara mikrofon lebih jelas
Downstream, membantu mengurangi kebisingan dari lawan bicara
Selain itu, terdapat fitur AI camera effects yang mendukung tampilan lebih rapi saat video call, seperti:
Background Blur (membuat latar belakang menjadi blur agar fokus tetap pada wajah, sekaligus membantu menyamarkan kondisi ruangan yang kurang rapi).
Lighting Correction (menyesuaikan pencahayaan secara otomatis agar wajah terlihat lebih terang dan jelas, meskipun cahaya ruangan kurang ideal).
Gaze Correction (membantu membuat arah pandang terlihat lebih fokus ke kamera, sehingga terasa seperti melakukan kontak mata saat berbicara).
Motion Tracking (menjaga posisi wajah tetap berada di area frame meskipun pengguna bergerak, sehingga tampilan video lebih stabil dan tidak mudah keluar frame).
Appearance Filter (menghaluskan tampilan wajah secara natural agar terlihat lebih rapi di kamera, tanpa terlihat berlebihan).
ASUS 3DNR (3D Noise Reduction yang membantu mengurangi noise pada video, terutama saat pencahayaan rendah, sehingga gambar terlihat lebih bersih dan tajam).
Fitur-fitur ini membantu tampilan tetap terlihat profesional meskipun kondisi ruangan tidak selalu ideal.
Privasi dan Keamanan yang Lebih Tenang
Untuk penggunaan di rumah, privasi juga menjadi perhatian penting—terutama bagi content creator yang sering menggunakan kamera untuk live streaming atau meeting online. Saya pribadi semakin menyadari pentingnya aspek ini setelah mendengar kejadian yang dialami seorang teman, di mana PC yang digunakannya untuk live streaming sempat diretas. Setelah sesi streaming selesai, tanpa disadari kamera masih dalam kondisi aktif dan tetap melakukan broadcast, padahal aktivitas live sudah dihentikan. Kejadian tersebut tentu cukup mengganggu dan menjadi pengingat bahwa keamanan kamera tidak bisa dianggap sepele.
Di sinilah fitur retractable camera pada ASUS V400 AiO terasa sangat relevan. Kamera dapat ditutup secara manual ketika tidak digunakan, sehingga memberikan kontrol penuh kepada pengguna dan rasa aman tambahan—bukan hanya dari sisi software, tetapi juga secara fisik.
Selain itu, ASUS V400 AiO juga dilengkapi Kensington Nano lock slot yang membantu keamanan fisik perangkat, terutama jika digunakan di ruang bersama atau area rumah yang sering diakses oleh banyak orang. Kombinasi keamanan fisik dan kontrol privasi ini membuat penggunaan sehari-hari terasa lebih tenang, khususnya bagi content creator yang aktif menggunakan kamera.
Dengan privasi yang lebih terjaga, perhatian bisa kembali fokus ke hal yang lebih penting: memastikan workflow tetap fleksibel, termasuk untuk kebutuhan konektivitas dan penggunaan perangkat tambahan di meja kerja.
Port Lengkap, Termasuk HDMI-in yang Fleksibel
Dalam penggunaan sehari-hari, kebutuhan port sering kali terasa lebih penting dari yang dibayangkan. Sebagai content creator dan trader, saya cukup sering membutuhkan USB port untuk berbagai keperluan—mulai dari mengisi daya smartphone, transfer data foto dan video dari kamera atau smartphone untuk proses editing, hingga menghubungkan perangkat tambahan tanpa harus bongkar pasang kabel berkali-kali.
ASUS V400 AiO menyediakan konektivitas yang lengkap, seperti USB-A, USB-C, LAN, HDMI-out, dan port audio, sehingga kebutuhan tersebut bisa terpenuhi dalam satu perangkat. Yang paling menarik perhatian saya adalah keberadaan HDMI-in. Fitur ini memungkinkan ASUS V400 AiO digunakan sebagai layar tambahan untuk perangkat lain, termasuk menjadikan layar sebagai monitor extender untuk kebutuhan trading, atau sekadar menampilkan konten dari smartphone ke layar besar saat menonton Netflix atau YouTube. Dengan HDMI-in, tidak perlu lagi menambahkan monitor terpisah di meja kerja, sehingga setup tetap rapi namun tetap fleksibel sesuai kebutuhan.
Wi-Fi 6E untuk Koneksi Stabil
Untuk aktivitas seperti trading, upload konten, dan meeting online, koneksi internet bukan sekadar “harus cepat”, tetapi juga harus stabil. ASUS V400 AiO sudah mendukung Wi-Fi 6E (802.11ax) (standar Wi-Fi generasi terbaru yang menggunakan jalur frekuensi tambahan 6 GHz, sehingga koneksi cenderung lebih lancar karena minim gangguan dan mampu menangani banyak perangkat sekaligus dengan latensi yang lebih rendah).
Bagi saya, hal seperti ini terasa penting karena pernah mengalami momen yang cukup tidak nyaman saat meeting online lewat Zoom. Di tengah pembahasan yang penting, koneksi tiba-tiba putus-putus, suara tidak jelas, dan tampilan video sempat berhenti beberapa kali. Saat itu, client sampai menyampaikan keluhan karena komunikasi menjadi tidak efektif. Pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa meeting online tidak cukup hanya dengan perangkat yang bagus, tetapi juga membutuhkan koneksi yang stabil agar komunikasi tetap profesional.
Dengan dukungan Wi-Fi 6E, kebutuhan akan koneksi yang lebih responsif dan konsisten terasa lebih terjawab, terutama ketika harus meeting dari rumah sambil menjalankan banyak perangkat dalam jaringan yang sama.
Harga dan Kesimpulan
ASUS V400 AiO (V440) tersedia dengan harga mulai dari Rp 11.599.000, tergantung promo yang sedang berlangsung.
Secara keseluruhan, ASUS V400 AiO menawarkan kombinasi seimbang antara desain, performa, dan fitur. Bagi saya, perangkat ini bukan hanya soal spesifikasi, tetapi juga tentang menciptakan meja kerja yang lebih rapi, nyaman, dan mendukung produktivitas.
Dan yang tidak kalah penting, fitur seperti retractable camera memberikan rasa aman tambahan. Setelah mendengar kejadian teman yang kameranya tetap aktif pasca streaming karena PC diretas, saya semakin merasa bahwa kontrol privasi kamera adalah hal yang layak diprioritaskan—terutama bagi content creator yang cukup sering “hidup” di depan kamera.
Pada akhirnya, merapikan hidup sering kali bisa dimulai dari hal sederhana: merapikan meja kerja. Dengan meja yang lebih bersih dan nyaman, fokus lebih mudah dibangun, mood lebih stabil, dan produktivitas pun dapat meningkat.
FAQ: Seputar ASUS V400 AiO untuk Kerja & Kebutuhan Harian
1) Apakah ASUS V400 AiO cocok untuk trading harian yang membutuhkan banyak chart?
Ya, sangat cocok. Layar 24 inci Full HD dengan bezel tipis memberikan ruang kerja yang luas untuk membuka beberapa chart, indikator, dan platform trading sekaligus. Ditambah panel IPS dengan sudut pandang lebar, tampilan chart tetap jelas meskipun digunakan dalam waktu lama.
2) Apakah performanya cukup untuk editing dan rendering video?
Untuk kebutuhan content creation harian, ASUS V400 AiO sudah sangat memadai. Dengan prosesor hingga Intel Core i7-13620H, RAM DDR5 yang bisa di-upgrade, serta SSD berkecepatan tinggi, proses editing, render, dan export video terasa lebih lancar dan stabil.
3) Bagaimana kualitas audio ASUS V400 AiO untuk hiburan dan meeting?
Kualitas audionya tergolong solid untuk All-in-One PC. Kombinasi speaker 5W x 2, Dolby Atmos, dan desain bass-reflex membuat suara terdengar lebih penuh saat menonton film atau mendengarkan musik. Untuk meeting, AI noise-canceling technology membantu suara tetap terdengar jelas meskipun kondisi sekitar tidak selalu tenang.
4) Apakah ASUS V400 AiO aman digunakan untuk meeting dan live streaming?
Keamanan menjadi salah satu nilai tambahnya. Fitur retractable camera memungkinkan kamera ditutup secara fisik saat tidak digunakan, sehingga lebih aman dari risiko kamera aktif tanpa disadari. Hal ini sangat relevan bagi content creator yang sering menggunakan kamera untuk live streaming atau meeting online.
5) Apa kelebihan HDMI-in pada ASUS V400 AiO dibanding All-in-One PC lain?
HDMI-in membuat ASUS V400 AiO lebih fleksibel. Layar bisa digunakan sebagai monitor tambahan untuk laptop atau smartphone, baik untuk kebutuhan trading (monitor extender) maupun hiburan seperti menonton Netflix dari smartphone ke layar besar, tanpa perlu menambah monitor terpisah di meja kerja.
Artikel ini diikutsertakan pada Lomba Blog “ASUS AiO V400, The Most Aesthetic Workstation!” yang diadakan oleh Travelerien.